Jumat, 04 Oktober 2013

Jati diri disebut juga identitas atau ciri khas seseorang atau sebuah kelompok. Indonesia sebagai negara multietnis memiliki banyak ragam kebudayaan. Itulah jati diri bangsa yang dimiliki oleh Indonesia.
Tetapi secara perlahan kebudayaan tradisional yang dimiliki tiap-tiap daerah mulai luntur. Akibat generasi muda yang tidak mau ikut andil dalam melestarikan kebudayaan yang Indonesia miliki. Sebenarnya banyak hal unik dan khas dari kebudayaan Indonesia itu sendiri. Tetapi ntah mengapa mayoritas generasi muda tidak menyukai unsur-unsur tradisional. Mereka lebih memilih unsur-unsur modern.
Inilah salah satu dampak negatif dari perkembangan zaman di era globalisasi bagi bangsa Indonesia. Perkembangan teknologi yang begitu pesat seakan membuat generasi muda terbawa arus perkembangan zaman. Semua informasi yang berasal dari luar dengan mudah masuk dan diterima oleh generasi muda Indonesia. Bahkan kebudayaan asing yang masuk juga mereka terima. Sehingga banyak diantara mereka yang lupa akan kebudayaan asli Indonesia.
Sebagai generasi muda bangsa Indonesia, kita seharusnya bangga akan kebudayan asli kita. Kita harus mampu menyaring informasi dan kebudayaan luar yang dapat mengubah nilai kebudayaan bangsa kita. Sehingga kebudayaan asli bangsa Indonesia akan selalu tetap ada sampai generasi berikutnya. Kita harus menunjukkan pada dunia luar bahwa kita memiliki kebudayaan tersendiri yang berbeda. Bukan kita yang mengikuti kebudayaan mereka.
Mulailah dari sekarang untuk membiasakan diri menggunakan dan melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia. Agar generasi selanjutnya dapat melihat dan merasakan betapa berbedanya kebudayaan bangsa Indonesia. 

0 komentar:

Posting Komentar

Follow me on Twitter!